
The Godfather Part II
Disutradarai oleh Francis Ford Coppola pada tahun 1974, “The Godfather Part II”…

Thunderbolts*
Disutradarai oleh Jake Schreier, “Thunderbolts*” dirilis pada tahun 2025 dan meraih pendapatan…
Film action memang punya daya tarik tersendiri. Adegan-adegan seru, ledakan dahsyat, tembak-tembakan yang bikin deg-degan, sampai kejar-kejaran mobil yang bikin jantung hampir copot. Semuanya menyatu jadi hiburan yang nggak pernah gagal memompa adrenalin.
Genre ini nggak pernah kehilangan penggemarnya. Dari dulu sampai sekarang, selalu ada film aksi yang bikin kita terpaku di depan layar. Setiap film punya caranya sendiri buat bikin kita terhibur. Ada yang penuh dengan koreografi perkelahian keren. Memanjakan mata lewat efek visual yang canggih. Ada juga yang ceritanya bikin kita terus penasaran.
“Déjà Vu” (2006), disutradarai oleh Tony Scott, adalah film thriller aksi fiksi ilmiah yang dibintangi Denzel Washington dan Paula Patton. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar $180,6 juta di seluruh dunia, dengan anggaran produksi sekitar $75 juta, menurut Box Office Mojo. Skor IMDb-nya adalah 6,7 dari 10, dan Rotten Tomatoes memberikan rating 55% berdasarkan 160 ulasan, menurut Rotten Tomatoes. Film ini memiliki durasi 126 menit, menurut IMDb. Anda dapat menontonnya melalui layanan streaming seperti Apple TV dan AMC+, menurut Apple TV.
“Geostorm” (2017) adalah film fiksi ilmiah bencana yang disutradarai oleh Dean Devlin, dibintangi oleh Gerard Butler, Jim Sturgess, dan Abbie Cornish. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar $221,6 juta di seluruh dunia, menurut Box Office Mojo. Di IMDb, film ini memiliki rating 5,4 dari 10 berdasarkan 131.000 ulasan, menurut IMDb. Di Rotten Tomatoes, film ini mendapatkan skor 18% dari kritikus dan 35% dari penonton, menurut Rotten Tomatoes. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix, menurut Netflix.
“Extinction” (2018) adalah film fiksi ilmiah yang disutradarai oleh Ben Young, dengan durasi 95 menit. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix.
“Road to Perdition” (2002), disutradarai oleh Sam Mendes, adalah film drama kriminal yang mengisahkan perjalanan seorang pria dan putranya. Film ini meraih pendapatan box office sebesar $183,4 juta menurut Box Office Mojo. Di IMDb, film ini mendapatkan rating 7,6 dari 10 berdasarkan 298.000 ulasan, sementara Rotten Tomatoes memberikan skor 82% dari 214 ulasan kritikus. Film ini memiliki durasi 117 menit. “Road to Perdition” tersedia untuk ditonton di Netflix menurut Rotten Tomatoes.
Dengan pendapatan box office global sekitar $668.484 menurut Box Office Mojo, “Tai Chi Hero” (2012) adalah film aksi dan petualangan yang disutradarai oleh Stephen Fung. Film ini memiliki durasi 1 jam 40 menit dan dirilis pada 25 Oktober 2012 di Hong Kong. Anda dapat menontonnya melalui Apple TV.
“The Hobbit: The Desolation of Smaug” (2013), disutradarai oleh Peter Jackson, adalah film petualangan fantasi yang meraih pendapatan kotor sebesar $959 juta di box office dunia, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi keempat pada tahun 2013 menurut Box Office Mojo. Film ini memiliki rating IMDb 7,8/10 berdasarkan 746.000 ulasan pengguna, dan skor 74% dari 251 ulasan kritikus di Rotten Tomatoes menurut Rotten Tomatoes. Durasi film ini adalah 2 jam 40 menit menurut Rotten Tomatoes. Sebagian metrik publik seperti total pendapatan/box office, skor IMDb, atau skor Rotten Tomatoes tidak tercantum pada sumber yang kami temukan.
“Catch Me If You Can” (2002), disutradarai oleh Steven Spielberg, adalah film drama komedi yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio dan Tom Hanks. Film ini meraih pendapatan box office sebesar $352,1 juta menurut Box Office Mojo. Di IMDb, film ini mendapatkan rating 8,1 dari 10 berdasarkan 1,2 juta ulasan, sementara Rotten Tomatoes memberikan skor 96% dari 203 ulasan kritikus. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix menurut Flixster.
“Salt” (2010), disutradarai oleh Phillip Noyce, adalah film aksi-thriller yang dibintangi oleh Angelina Jolie. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar $293,5 juta di seluruh dunia, dengan rating IMDb 6,5/10 dan skor Rotten Tomatoes 62%. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix.
Tapi, dengan begitu banyak pilihan, pasti ada pertanyaan: mana sih film aksi yang benar-benar wajib ditonton? Mana yang paling seru, bikin nagih, dan pantas disebut terbaik? Tenang aja, di sini kami udah kumpulin 30 film aksi terbaik sepanjang masa.
Film-film ini dipilih bukan cuma karena adegan aksinya yang keren. Tapi juga karena ceritanya yang kuat, karakternya yang memorable, dan tentu aja, pengalaman menontonnya yang nggak bakal terlupakan. Ada film klasik yang masih jadi legenda sampai sekarang. Ada juga yang baru tapi langsung mencuri perhatian.
“Tears of the Sun” (2003), disutradarai oleh Antoine Fuqua, adalah film aksi yang dibintangi Bruce Willis dan Monica Bellucci. Film ini memiliki durasi 121 menit dan meraup pendapatan kotor sebesar $86,5 juta menurut Box Office Mojo. Skor IMDb-nya adalah 6,6 dari 10 menurut IMDb. Film ini tersedia untuk ditonton di Amazon dan iTunes menurut situs resmi Revolution Studios.
Dengan pendapatan kotor sebesar $208 juta dari anggaran $85 juta, “Safe House” (2012) menjadi debut bahasa Inggris pertama sutradara Daniel Espinosa. Film ini dibintangi oleh Denzel Washington dan Ryan Reynolds, dengan durasi 115 menit. Skor IMDb-nya adalah 6,7 dari 10, dan Rotten Tomatoes memberikan skor 52% dari kritikus serta 63% dari penonton. Film ini diproduksi oleh Universal Pictures, Relativity Media, dan Bluegrass Films. Sebagian metrik publik seperti total pendapatan/box office, skor IMDb, atau skor Rotten Tomatoes tidak tercantum pada sumber yang kami temukan.
“Non-Stop” (2014), disutradarai oleh Jaume Collet-Serra, adalah film aksi-thriller berdurasi 106 menit yang dibintangi oleh Liam Neeson dan Julianne Moore. Film ini meraup pendapatan kotor sebesar $222,8 juta di seluruh dunia, dengan anggaran produksi sekitar $50 juta. “Non-Stop” menerima rating 62% dari 228 ulasan kritikus di Rotten Tomatoes, dan skor 6,9 dari 10 di IMDb. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix menurut sumber yang kami temukan.
“Kingsman: The Golden Circle” (2017) adalah film aksi komedi mata-mata yang disutradarai oleh Matthew Vaughn. Film ini meraup pendapatan sebesar $410,9 juta di seluruh dunia, dengan anggaran produksi sekitar $104 juta. Durasi film ini adalah 141 menit.
“Sri Asih” (2022) adalah film aksi dan petualangan yang disutradarai oleh Upi Avianto, dengan durasi 135 menit. Film ini dirilis di Indonesia pada 17 November 2022 dan diproduksi oleh Screenplay Bumilangit, SK Global, Legacy Pictures, DMMX Media, dan Adhya Group. “Sri Asih” tersedia untuk ditonton di Netflix menurut IMDb.
“The Avengers” (2012), disutradarai oleh Joss Whedon, adalah film aksi superhero yang meraup pendapatan global lebih dari $1,5 miliar, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi ketiga sepanjang masa pada saat itu. Film ini memiliki rating IMDb 8,0 dan skor 91% di Rotten Tomatoes. Durasi film ini adalah 143 menit.
“American Gangster” (2007), disutradarai oleh Ridley Scott, adalah film drama kriminal yang mengisahkan tentang perdagangan narkoba di Harlem pada tahun 1970-an. Film ini meraih pendapatan kotor sebesar $269,8 juta di seluruh dunia menurut Box Office Mojo. Dengan durasi 157 menit, film ini memiliki rating IMDb 7,8/10 menurut IMDb dan skor 81% dari 213 ulasan kritikus serta 90% dari lebih 250.000 penonton di Rotten Tomatoes. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix menurut The Numbers.
Dengan anggaran produksi sebesar $70 juta, “Olympus Has Fallen” (2013) meraup pendapatan kotor global mencapai $170 juta, menurut Box Office Mojo. Film aksi-thriller yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini dibintangi oleh Gerard Butler, Aaron Eckhart, dan Morgan Freeman. Film ini memiliki durasi 119 menit dan mendapatkan rating IMDb sebesar 6,5 dari 10, menurut IMDb.
Genre ini nggak cuma soal pukul-pukulan atau tembak-tembakan. Banyak film aksi yang juga punya cerita emosional. Ada kisah balas dendam, misi penyelamatan, atau perjuangan hidup mati yang bikin kita terhubung dengan karakternya. Film-film ini cocok buat semua selera.
Kalau kamu suka aksi yang intens, ada. Kalau kamu lebih suka cerita dengan plot twist, juga ada. Bahkan kalau kamu suka film dengan gaya futuristik atau yang penuh ledakan, daftar ini bakal memenuhi ekspektasimu.
Jadi, siap-siap aja. Siapkan waktu dan camilan favorit kamu. Karena daftar ini bakal bikin kamu sibuk maraton film. Jangan lupa catat judul-judulnya, ya.

Disutradarai oleh Francis Ford Coppola pada tahun 1974, “The Godfather Part II”…

Disutradarai oleh Jake Schreier, “Thunderbolts*” dirilis pada tahun 2025 dan meraih pendapatan…