
Enchanted Kingdom
Dengan pendapatan kotor sebesar $8.766.058 menurut IMDb, “Enchanted Kingdom” (2014) adalah film…
Kumpulan film dokumenter suatu peristiwa atau suatu episode kehidupan. Yang dikupas secara mendalam, yang pada intinya menyorot sisi kemanusiaan dan moral. Sebut saja The Arrival, sebuah serial Youtube favorit Mr. Plot, bercerita tentang suatu era yang disebut akhir zaman, sebuah era dimana kita wajib meneliti segala sesuatu disekitar kita yang selama ini ternyata mempunyai makna yang kadang berbahaya bagi kita dari sisi moral dan kerohanian.
[daftarisi]
“Home” (2009) adalah film dokumenter yang disutradarai oleh Yann Arthus-Bertrand, menampilkan gambar udara dari berbagai belahan dunia untuk menunjukkan keragaman kehidupan dan dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekologis Bumi. Film ini memiliki durasi 1 jam 30 menit dan dirilis pada 5 Juni 2009. Menurut IMDb, film ini memiliki rating 8,5 dari 10 berdasarkan 23.000 ulasan. Menurut Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 73% dari 6 ulasan kritikus dan 87% dari lebih dari 1.000 ulasan penonton. Menurut The Numbers, film ini meraih pendapatan box office domestik sebesar $15.433 dan pendapatan internasional sebesar $44.777.735, dengan total pendapatan global mencapai $44.793.168. Film ini dapat ditonton di platform streaming seperti Netflix dan Amazon Prime Video.
“The Arrivals” (2008) adalah serial dokumenter yang disutradarai oleh Noreagaa dan Achernahr, dengan total durasi 8 jam 19 menit. Serial ini memiliki rating IMDb 8,3 dari 10 berdasarkan 2.230 ulasan. Serial ini tersedia untuk ditonton di YouTube dan Odysee.
Dengan pendapatan kotor sebesar $8.766.058 menurut IMDb, “Enchanted Kingdom” (2014) adalah film dokumenter yang disutradarai oleh Patrick Morris dan Neil Nightingale. Film ini memiliki durasi 87 menit dan dinarasikan oleh Idris Elba. Anda dapat menontonnya melalui layanan streaming seperti Amazon Prime Video.
“I Can’t Do This But I Can Do That” (2010) adalah film dokumenter yang disutradarai oleh Ellen Goosenberg Kent. Film ini memiliki durasi 40 menit. Sebagian metrik publik seperti total pendapatan/box office, skor IMDb, atau skor Rotten Tomatoes tidak tercantum pada sumber yang kami temukan.
“Hotel Rwanda” (2004), disutradarai oleh Terry George, adalah film drama sejarah yang berdurasi 121 menit. Film ini meraih pendapatan box office domestik sebesar $23.530.892 dan internasional $10.351.351, dengan total pendapatan global mencapai $33.882.243, menurut Box Office Mojo. Di IMDb, film ini mendapatkan rating 8,1 dari 10 berdasarkan 389.000 ulasan, sementara Rotten Tomatoes memberikan skor 91% dari 188 ulasan kritikus dan 94% dari lebih dari 100.000 penonton. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix, menurut Rotten Tomatoes.
“Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso” adalah film dokumenter kriminal tahun 2023 yang disutradarai oleh Rob Sixsmith. Film ini tersedia untuk ditonton di Netflix. Memiliki durasi 86 menit dan rating IMDb 5,9 menurut IMDb.
Ada beberapa hal yang menurut Mr. Plot penting dalam genre ini :
Film dokumenter harus minim teknologi
Maksudnya adalah, tidak ada efek-efek video atau cinematografi, haruslah se otentik mungkin. Hal ini bukan berarti video dibuat dengan kamera seadanya, dan dengan pengambilan gambar asal-asalan, namun lebih mengutamakan kejelasan gambar (menjelaskan maksud suatu bahasan) misalnya saat ada cuplikan wawancara, di zoom wajah saat menceritakan kisah sedih, fokus tidak bergoyang-goyang, memanfaatkan momen (memilih dan memenggal frame yang tepat sesuai dengan bahasan), misalnya saat perang dunia dicuplikkan klip saat bom jatuh seperti hujan disebuah kota yang porak poranda.
“The Arrivals” (2008) adalah serial dokumenter yang disutradarai oleh Noreagaa dan Achernahr, dengan total durasi 8 jam 19 menit. Serial ini memiliki rating IMDb 8,3 dari 10 berdasarkan 2.230 ulasan. Serial ini tersedia untuk ditonton di YouTube dan Odysee.
“Home” (2009) adalah film dokumenter yang disutradarai oleh Yann Arthus-Bertrand, menampilkan gambar udara dari berbagai belahan dunia untuk menunjukkan keragaman kehidupan dan dampak aktivitas manusia terhadap keseimbangan ekologis Bumi. Film ini memiliki durasi 1 jam 30 menit dan dirilis pada 5 Juni 2009. Menurut IMDb, film ini memiliki rating 8,5 dari 10 berdasarkan 23.000 ulasan. Menurut Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 73% dari 6 ulasan kritikus dan 87% dari lebih dari 1.000 ulasan penonton. Menurut The Numbers, film ini meraih pendapatan box office domestik sebesar $15.433 dan pendapatan internasional sebesar $44.777.735, dengan total pendapatan global mencapai $44.793.168. Film ini dapat ditonton di platform streaming seperti Netflix dan Amazon Prime Video.
Pemilihan backsound yang tepat
Karena musik mampu memainkan emosi kita, maka pemilihan backsound yang tepat merupakan salah satu kunci sukses film dokumenter. Misalnya kisah sedih tapi backsound nya punk, sekecil apapun volumenya tetap tidak cocok, karena identik dengan hingar bingar dan semangat, cocoknya adalah alunan lembut piano atau alunan biola.
Narator dokumentasi harus pandai memainkan intonasi
Dalam membacakan narasi, narator haruslah sudah berpengalaman didunia akting, sehingga ia tahu nada bicara saat menceritakan kesedihan, semangat atau kemarahan, harus ada bedanya. Tidak hanya lempeng dan datar seperti sedang membaca buku didepan kelas. Tak heran beberapa dokumentasi diiringi narasi aktor-aktor kawakan seperti morgan freeman.
Alur cerita bervariasi
Maksudnya adalah ada naik turun, ada kala memancing kesedihan penonton, membangkitkan kemarahan, mengundang tanda tanya dan sebagainya. Bahkan beberapa film dokumenter hebat ada konflik didalamnya, bukan konflik yang dibuat atau kreasi sutradara tapi suatu titik dimana menjadi permasalahan puncak dari film tersebut, seperti film Home 2009 tentang global warming atau pemanasan global, puncak permasalahannya ada disatu titik dalam film yaitu ketika diceritakan manusia mulai menemukan minyak bumi, backsound berubah menjadi mendebarkan yang awalnya indah-indah dan etnik, narator pun mulai berbicara dengan nada tinggi seolah sedang memendam marah.
(CMIIW)

Dengan pendapatan kotor sebesar $8.766.058 menurut IMDb, “Enchanted Kingdom” (2014) adalah film…